Cara Menanam Jagung

Jagung merupakan sumber makanan yang mengandung karbohidrat. Sebagian orang Indonesia menjadikan jagung sebagai makanan pokoknya. Oleh karena itu, komoditas ini selalu memiliki permintaan yang tinggi. Berikut ini adalah cara menanam jagung yang tepat sehingga produksinya tinggi dan berkualitas.



Cara Menanam Jagung

1.     Membersihkan Lahan

Langkah awal sebelum menanam jagung adalah memastikan bahwa lahan sudah bersih. Lahan yang kotor dengan bekas tanaman sebelumnya bisa mengganggu pertumbuhan tanaman jagung. Cara membersihkannya secara umum adalah dengan mencacahnya, sehingga bekas akar bisa hancur dan lebih mudah untuk dicabut. Namun, sisa jerami yang ada di kebun bisa digunakan sebagai mulsa.

Selain membersihkan lahan, Anda juga perlu membersihkan gulma yang ada pada lahan. Gulma berupa tanaman seperti rumput liar dapat dibersihkan dengan menggunakan semprotan herbisida. Pastikan jika Anda membersihkan gulma tanaman hingga ke akarnya. Dengan begitu, nantinya tanaman jagung tak akan terganggu dengan adanya gulma tanaman yang berpotensi mencuri nutrisi.

2.     Menyiapkan Lahan dan Pengairan

Tanaman jagung idealnya tumbuh pada lahan yang dibuat bedengan. Bedengan adalah gundukan tanah yang akan membantu proses pengairan. Saat hujan turun, kelebihan air akan tersalurkan ke bagian yang rendah. Dengan begitu, tanaman jagung tidak akan kelebihan air yang memicu pembusukan akar dan batang tanamannya.

Tak hanya diandalkan untuk pembuangan air, bedengan juga digunakan sebagai drainase. Pengairan akan dialirkan ke sisi bedengan yang menjorok ke dalam. Pengairan dengan cara ini juga sering disebut sebagai pencegahan erosi saat hujan. Apabila air hujan terlalu banyak, bedengan akan tetap mengamankan tanaman karena posisinya yang lebih tinggi.

3.     Pemupukan Lahan

Jika tanah sering digunakan untuk berkebun, unsur hara alamiahnya menjadi berkurang. Efeknya adalah tanah menjadi kurang subur untuk dijadikan ladang. Hal ini dapat diatasi dengan pemberian pupuk. Pupuk akan berperan untuk mengembalikan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanah dan tanaman. Salah satu unsur hara yang sangat dibutuhkan adalah kalium.

Kalium merupakan unsur hara yang paling banyak terdapat pada pupuk kandang. Jika Anda merasa repot menyiapkan pupuk kandang, Anda bisa menggunakan pupuk NASA. Pupuk ini berbentuk cairan yang berfungsi memberi nutrisi tanaman dan tanah. Satu liter pupuknya setara dengan satu ton pupuk kandang, sehingga Anda bisa menghemat budget.

4.     Menyiapkan Benih dan Jarak Tanam

Anda perlu selektif dalam memilih benih, terutama jika Anda membelinya. Pilihlah benih berkualitas dengan jaminan tumbuh di atas 95%. Hal ini dimaksudkan agar Anda tidak perlu menyulam banyak tanaman nantinya. Anda bisa membeli benih jagung dengan warna yang kuning atau merah. Benih yang merah umumnya sudah melewati proses rendam insektisida sehingga tahan penyakit.

Setelah memilih benih yang berkualitas, buatlah barisan tanam di bagian bedengan. Masing-masing jagung ditanam dengan jarak sekitar 20-25 cm. Jika lebar bedengan sekitar 2 meter, maka buatlah maksimal 3 baris bedengan. Jika terlalu rapat, tanaman yang tumbuh malah berebut unsur hara dengan risiko tumbuh pendek dan berkembang tidak optimal.

5.     Penanaman

Setelah pemberian pupuk ke bedengan, Anda membutuhkan jeda sekitar 1 minggu sebelum akhirnya menanam jagung. Buatlah lubang tanam dengan kedalaman 3-5 cm. Jumlah benih yang dimasukkan ke dalam lubang adalah sebanyak 2 biji. Setelah Anda memasukkannya, tutup lubang dengan tanah namun jangan memadatkannya. Tanah yang padat bisa membuat tanaman sulit tumbuh.

Selain menanam jagung, Anda bisa menyemai benih di tempat yang berbeda. Anda bisa mencobanya di polybag. Penyemaian yang berbeda akan digunakan untuk proses penyulaman bagi tanaman jagung yang gagal tumbuh di bedengan. Dengan begitu, tanaman yang ada di polybag memiliki usia yang sama dengan yang ada di bedengan.

6.     Pemberian Pupuk ke Tanaman

Tanaman jagung memerlukan waktu hingga 3 bulan untuk panen. Dalam satu kali masa tanam tersebut, Anda perlu memberikan pupuk 2-3 kali dengan rentang sebulan sekali atau 45 hari sekali. Anda bisa menggunakan pupuk NASA untuk tanaman jagung. Berikan pada bagian di sekitar akar agar tanaman tumbuh kuat dan cukup nutrisi.

Selain tata cara menanam jagung, Anda juga harus menyesuaikan kondisi lahan yang Anda miliki. Jagung cocok untuk tumbuh di dataran rendah hingga 500 mdpl saja. Di kondisi yang dingin dan lembab, jagung kesulitan untuk tumbuh. Sebagai tanaman yang mudah terserang hama, Anda juga perlu memperhatikan perawatannya agar hasil panennya memuaskan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Tips Menyenangkan Game Citampi Story

Inilah Daftar Game Online yang Ditiadakan Oleh Promotornya

Situs Download Lagu Mp3 Terlengkap dan Gratis